Pages

Featured Topic

Power Plant Notes

Operasi pembangkit, overhaul, material kritis, dan pembelajaran lapangan.

Daily Insight

Field Reports

Kronologi pengadaan, progres pekerjaan, temuan teknis, dan tindak lanjut.

Energy View

Energy Transition

Update teknologi, diversifikasi energi, efisiensi, dan praktik global terbaru.

Technology

Tools & Systems

Aplikasi digital, dashboard monitoring, dan solusi teknis pendukung operasi.

Homepage Portal

Topik Utama Minggu Ini

Ringkasan visual untuk pembangkit, pengadaan, overhaul, reliability, energi, dan teknologi.

Major Overhaul

Material, Timeline, dan Readiness Unit

Gunakan untuk menampilkan kronologi MO, status delivery, temuan teknis, dan rencana tindak lanjut.

Buka Kategori
Procurement

Monitoring Pengadaan

Fokus pada SLA, opportunity, bottleneck, dan konversi menjadi pendapatan.

Digital Tools

Dashboard Operasi

Visualisasi data real-time untuk prioritas, progres, dan tindak lanjut.

Reliability

Keandalan Pembangkit

Catatan inspeksi, risiko teknis, dan pembelajaran dari unit pembangkit.

Widget

Monitoring Pengadaan

Status PO, delivery, SLA, dan bottleneck material.

Widget

Major Overhaul

Timeline MO, readiness unit, dan catatan pekerjaan.

Widget

Reliability Notes

Temuan inspeksi, risiko teknis, dan lesson learned.

Widget

Digital Tools

Dashboard, aplikasi monitoring, dan dokumentasi sistem.

Monday, November 17, 2014

Pulau Marado, pulau paling selatan Korea Selatan


Jadi ceritanya pulau Marado itu pulau yang paling terluar dari Korea Selatan, disebelah selatan sekitar 11 km dari dermaga di daerah Seogwipo dengan perjalanan sekitar 40an menit dengan kapal laut.Mendapat julukan "the most southern point in South Korea" alias yang paling selatan dari korea selatan. 


Peta Pulau Marado

Pulau ini cukup kecil cuma 0.3 km persegi saja sehingga kalau kita jalan kaki muter aja cukup lah sejam waktu yang kita butuhkan. Menurut wikipedia yang kami baca pulau Marado pada awalnya tidak ada penghuninya. Sekarang aja diperkirakan cuma ada 90 orang kayaknya yang jualan makanan dan ada juga yang menjadi nelayan. Dulu namanya Keumdo yang artinya pulau terlarang, akan tetapi akhirnya ada orang yang kesini karena di pulau Jeju orang tersebut tidak punya tanah untuk berladang. 
Prasasti titik ter-selatan


Pulau ini menggunakan perangkat sel surya dan beberapa kincir angin yang dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik bagi mereka. Pulau ini sebagian besar ditumbuhi oleh rumput ilalang dan rerumputan yang terhampar luas.

Tentu kalau datang pas musim semi atau musim panas warna hamparan rumput akan lebih hijau. Tapi kalau datang sekitar akhir oktober kayak kami ya dingin bener terutama tiupan angin yang cukup kenceng disepanjang pulau ini aslinya sih sekitar 15an derajat tapi plus angin kenceng rasanya kayak 9 derajat.

2 comments:

About This Blog

Catatan lapangan tentang pembangkit, energi, teknologi, dan pengadaan material.

Blog ini dapat digunakan sebagai ruang dokumentasi, sharing knowledge, portofolio pekerjaan, dan arsip pembelajaran teknis yang mudah diakses.

Power PlantOperation Notes
ProcurementMaterial Tracking
TechnologyDigital Tools